Paskah sebagai Penggerak Peradaban Damai
Ketua Majelis Sinode GMIT dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas “dukungan penuh” (full support) dari Wali Kota Kupang dan Gubernur NTT yang konsisten mengawal agenda ini. Ia menekankan bahwa kehadiran Wapres sebagai representasi pemimpin muda memberikan harapan baru bagi 2.043 gereja di bawah naungan GMIT.
Ia menjelaskan, pesan kemanusiaan Paskah tahun ini membawa misi keberpihakan pada kaum rapuh, penanganan stunting, serta pemenuhan hak-hak guru dan tenaga P3K di wilayah 3T.
Selain itu ada solidaritas global di tengah konflik Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas ekonomi dunia, masyarakat Kupang diajak untuk tetap menjaga toleransi dan tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong (hoax).
Komitmen Pembangunan dan Isu Strategis
Gubernur NTT Emanuel Melkiedes juga menggarisbawahi bahwa festival ini membuktikan Kota Kupang dan NTT sebagai “Nusa Indah Toleransi”. Dukungan pemerintah pusat melalui pengiriman Dirjen untuk menyelesaikan urusan tenaga P3K menjadi salah satu kabar baik yang disambut hangat oleh peserta festival.





Tinggalkan Balasan