Kupang, KN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Timur menegaskan bahwa Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina), merupakan satu-satunya organisasi yang diakui untuk melakukan pembinaan prestasi olahraga tinju di wilayah NTT.
Sekretaris Umum KONI NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, mengatakan bahwa penegasan tersebut telah disampaikan berulang kali sebagai bagian dari prinsip organisasi olahraga yang berlaku.
“Pertina yang direkomendasikan dan diakui oleh KONI hanya Pertina. Penegasan ini sudah saya sampaikan berkali-kali. Dengan sendirinya, dalam ajang seperti PON, hanya Pertina yang berhak ikut serta. Itu adalah logika dalam konsep organisasi olahraga,” ujar Alfonsus, Senin (16/3/2026).
Ia menjelaskan, hingga saat ini terdapat dua surat yang masuk ke KONI NTT terkait organisasi tinju di daerah. Namun, dari kedua surat tersebut, hanya Pertina yang diakui secara resmi oleh KONI sebagai organisasi pembinaan prestasi tinju.
Sementara itu, Ketua Pertina NTT, Dr. Semuel Haning, S.H.,M.H disebutkan tengah menempuh beberapa langkah hukum guna mendapatkan kejelasan terkait persoalan organisasi tersebut.
Menurut Alfonsus, langkah hukum yang diambil tersebut pada prinsipnya bertujuan untuk memperjelas status organisasi sehingga pembinaan olahraga tinju di NTT dapat berjalan dengan baik dan terarah.
“Langkah yang dilakukan hanya untuk meminta kejelasan. Intinya satu, agar semuanya bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.
KONI NTT berharap, dengan adanya kejelasan tersebut, pembinaan atlet tinju di NTT dapat berlangsung lebih fokus dan optimal, terutama dalam menghadapi berbagai kejuaraan nasional termasuk persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang. (*)



Tinggalkan Balasan