Ia menjelaskan, melalui semboyan Widya Castrena Dharma Siddha yang bermakna penyempurnaan pengabdian dengan ilmu pengetahuan dan keprajuritan, Menwa dituntut memadukan kecerdasan intelektual dengan ketangguhan mental dan fisik.
Menurut Melki, dalam konteks pembangunan NTT dibutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter dan memiliki semangat bela negara. Ia mendorong setiap perguruan tinggi di NTT memiliki Menwa atau membangun kolaborasi antar kampus agar mahasiswa dapat terwadahi dalam organisasi tersebut.
“Pemerintah Provinsi NTT senantiasa mendukung pengembangan potensi generasi muda, termasuk melalui pembinaan organisasi kemahasiswaan seperti Menwa, sebagai bagian dari upaya membangun SDM unggul menuju NTT yang maju dan berdaya saing,” jelasnya.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ahmad Riza Patria dalam kapasitasnya sebagai Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI sekaligus Dankonas Menwa. Menurutnya, kehadiran pimpinan nasional Menwa tersebut menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah pusat terhadap pembinaan generasi muda di daerah perbatasan seperti NTT.





Tinggalkan Balasan