Menurutnya, pembagian lokasi pertandingan ini tidak hanya bertujuan untuk pemerataan, tetapi juga untuk mendorong dampak positif bagi daerah-daerah yang terlibat.
Sebagian wilayah disebut layak dan memiliki venue untuk menghelat berbagai lomba PON 2028, diantaranya, Kota Kupang, Labuan Bajo, Kabupaten Kupang, Sikka, Timor Tengah Selatan (TTS), Sumba Barat Daya, dan beberapa wilayah lain.
Dengan demikian, Melki Laka Lena menegaskan bahwa, penyelenggaraan PON 2028 di NTT harus berpedoman pada prinsip lima sukses.
Lima sukes atau panca sukses dimaksud yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi, sukses ekonomi, dan sukses pariwisata.
“Kita ingin PON 2028 tidak hanya sukses dari sisi olahraga, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi dan promosi pariwisata di NTT,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan