Melki juga mendorong insan pers untuk tidak ragu menyampaikan kritik dan masukan, termasuk yang bersifat tajam dan pahit, demi kepentingan pembangunan daerah.
“Kalau pemerintah salah, katakan salah. Kalau benar, katakan benar. Begitu juga dengan masyarakat. Dengan begitu, kita semua bisa bergerak lebih baik ke depan menata kehidupan bersama dan membuat NTT lebih hebat,” tegasnya.
Ia menambahkan, pers memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai sosial seperti kepedulian, gotong royong, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Melki menyinggung peristiwa yang menimpa almarhum bocah YBR di Ngada, sebagai pengingat bagi semua pihak, untuk saling menjaga dan peduli satu sama lain.
“Peristiwa kemarin mengingatkan kita pentingnya semangat kebersamaan, saling baku sapa, baku jaga, dan baku peduli,” ujarnya.
Politisi Partai Golkar ini juga menyampaikan terima kasih kepada pers, yang terus menjalankan fungsi kontrol sosial, termasuk dalam mengawal kasus-kasus yang menjadi perhatian publik.
“Teruslah menyajikan fakta dengan baik, memberi perspektif yang benar, dan jangan ragu menyampaikan kebenaran, betapapun pahitnya,” katanya.



Tinggalkan Balasan