Borong, KN – Bank NTT terus mendorong pemerataan akses energi bagi masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Salah satu wujudnya adalah pemasangan sambungan listrik gratis bagi warga kurang mampu di Kabupaten Manggarai Timur.
Penyalaan listrik secara simbolis dilakukan oleh Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, pada Sabtu (10/1/2026) di Kampung Nteweng, Desa Leong, Kecamatan Lamba Leda Selatan. Program ini menyasar 142 rumah tangga kurang mampu yang tersebar di 26 desa pada tujuh kecamatan.
Total dana CSR yang dialokasikan Bank NTT untuk program ini mencapai Rp330,4 juta dan digunakan sepenuhnya untuk pemasangan meteran listrik baru secara gratis bagi masyarakat penerima manfaat.
Kegiatan penyalaan simbolis dihadiri Kepala Bank NTT Cabang Borong, Machsi Y. H. Taseke, jajaran organisasi perangkat daerah, Ketua PKK Manggarai Timur, para kepala desa, tokoh adat, serta masyarakat setempat. Rombongan bupati disambut secara adat melalui prosesi kepok sebagai bentuk penerimaan masyarakat terhadap program tersebut.
Bupati Agas Andreas menegaskan bahwa sambungan listrik yang dinyalakan bersumber dari dana CSR Bank NTT. Ia menilai program ini sebagai bentuk nyata kepedulian Bank NTT terhadap masyarakat Manggarai Timur.
Ia menjelaskan, dana CSR tersebut telah diserahkan secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur pada Oktober 2025, namun tidak melalui rekening pemerintah daerah. Dana langsung digunakan untuk membiayai pemasangan meteran listrik bagi warga yang telah diverifikasi sebagai keluarga kurang mampu.
Menurut Bupati Agas, ini merupakan kali kedua Bank NTT menyalurkan bantuan CSR untuk program kelistrikan di Manggarai Timur. Sebelumnya, Bank NTT juga memberikan bantuan serupa dengan nilai sekitar Rp700 juta.
“Bank NTT adalah bank milik pemerintah dan masyarakat NTT. Manggarai Timur merupakan salah satu pemegang saham terbesar di Bank NTT, sehingga sudah sepatutnya kita mendukung dan mengapresiasi kontribusi bank daerah ini,” ujarnya.
Ia berharap program CSR Bank NTT dapat terus berlanjut, tidak hanya di sektor kelistrikan, tetapi juga mendukung pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu. Bupati Agas juga mengajak warga memanfaatkan listrik untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga.
Sementara itu, Kepala Bank NTT Cabang Borong, Machsi Y. H. Taseke, menyampaikan bahwa pemasangan listrik bagi 142 rumah tangga tersebut telah diselesaikan oleh pihak vendor pada Desember 2025. Daya listrik yang dipasang bervariasi antara 450 VA hingga 900 VA, menyesuaikan kondisi jaringan dan kebutuhan warga.
“Program ini merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur. Kami berharap keberadaan listrik dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya untuk mendukung pendidikan anak dan kegiatan ekonomi rumah tangga,” kata Taseke.
Manfaat program ini dirasakan langsung oleh warga. Salah satu penerima manfaat, Romanus Hamu dari Desa Leong, mengaku kini tidak lagi bergantung pada sambungan listrik milik tetangga.
“Sekarang kami sudah punya meteran sendiri. Anak-anak bisa belajar lebih nyaman dan aktivitas rumah tangga jadi lebih mudah. Terima kasih kepada Bank NTT dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur,” ujarnya.
Program CSR Bank NTT ini menjadi contoh sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan daerah dalam memperluas akses layanan dasar serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan. (*/ab)

