Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya bernilai wisata, tetapi juga menjadi sarana mempererat persahabatan dan hubungan antarnegara.

“Kunjungan ini sangat bermakna. Kami berharap ketika kembali ke negara asal, Bapak dan Ibu akan mengenang NTT sebagai daerah yang indah, berbudaya kuat, dan masyarakatnya ramah,” tambahnya.

Gubernur Melki juga memaparkan bahwa Provinsi NTT terdiri dari sejumlah pulau besar seperti Flores, Sumba, Timor, Alor, Lembata, Sabu, dan Rote, yang masing-masing memiliki keunikan alam, budaya, dan tradisi yang berbeda.

Menurutnya, Kota Kupang sebagai gerbang utama NTT dikenal dengan suasana pesisir yang tenang, pemandangan matahari terbenam yang indah, serta masyarakat yang terbuka dan bersahabat.

“Dari Kupang, perjalanan akan berlanjut ke Alor yang dikenal secara internasional sebagai salah satu destinasi selam terbaik di dunia, dengan kekayaan bawah laut dan budaya yang luar biasa. Selanjutnya ke Lembata, pulau dengan identitas maritim yang kuat dan tradisi berburu paus yang dijalankan secara adat dengan nilai spiritual yang tinggi,” jelasnya.