Presiden Joko Widodo menyambut baik kehadiran Laskar Gibran dan menyatakan dukungan terhadap visi dan misi organisasi.

Ia juga memberikan apresiasi atas komitmen Laskar Gibran dalam menangkal disinformasi, fitnah, dan kebohongan (DFK) yang dinilai berpotensi memecah persatuan bangsa, menyesatkan opini publik, serta merusak tatanan demokrasi Indonesia.

Di bawah kepemimpinan Leonardo Sirait, Laskar Gibran menegaskan diri sebagai wadah kader bangsa yang berkomitmen menjaga kedaulatan nasional serta berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Eksistensi organisasi ini juga semakin terlihat melalui aktivitas dan gerakan yang aktif di berbagai platform media sosial, seperti TikTok, Instagram, dan Facebook.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Joko Widodo juga menitipkan salam hangat kepada seluruh pengurus dan anggota Laskar Gibran yang telah terbentuk di 32 provinsi di Indonesia.

Ia mengaku telah mengikuti serta mencermati pergerakan Laskar Gibran, khususnya di media sosial.

Jokowi berharap seluruh anggota Laskar Gibran dapat terus berperan aktif dalam menginformasikan dan mengawal berbagai program kerja pemerintah, khususnya program Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta mendukung program pemerintahan Prabowo–Gibran.