Sementara itu, Riko Daud mengaku sudah memberikan yang terbaik dalam Sea Games 2025. Namun hasil yang diterima belum maksimal. “Ke depan, kami akan mempersiapkan diri lebih baik lagi dalam menghadapi PON 2028,” ujarnya.

Pelatih atlet tinju Beatus Neolaka menyampaikan, pihaknya merasa kecewa, tapi tetap bersyukur karena para atlet bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia terutama Nusa Tenggara Timur.

“Mereka sudah berjuang dan hasil apapun itu, bapak Ketua Pertina juga sudah memberikan motivasi juga kepada kami, dan kepada atlet, hasil apapun itu, Itulah perjuangan,” ujar Beatus.

Sebagai pelatih, ia siap membantu para atlet untuk memberikan yang terbaik dalam PON 2028 nanti. “Kami tidak mau mendahului yang di atas, tapi kami akan sama-sama bekerja sama bersama atlet pengurus, kami akan bekerja sama untuk memberikan yang terbaik untuk Nusa Tenggara Timur. Terima kasih buat bapak Ketua Pertina NTT, yang begitu antusias memberi dukungan dan dorongan buat kami pelatih dan atlet,” tandasnya. (*)