“Dengan data transaksi yang jelas dan terverifikasi, Bank NTT dapat menyalurkan pembiayaan KUR secara lebih akurat, sekaligus menjaga risiko kredit tetap terkendali,” jelasnya.

Rahmat menegaskan, NTT Mart Online merupakan bagian dari upaya Bank NTT membangun ekosistem ekonomi kerakyatan berbasis digital yang inklusif dan berkelanjutan.

“Ketika produk-produk lokal NTT diberi panggung digital dan Bank NTT hadir sebagai mitra dalam ekosistem tersebut, kami optimistis UMKM NTT akan benar-benar naik kelas dan berdaya saing,” tutupnya. (*/ab)