Ia menyebut NTT Mart merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan, khususnya UMKM dan IKM di seluruh NTT.

“Kami ingin dukungan yang konkret untuk UMKM. Soal digitalisasi, Bank NTT tentu lebih paham dan harus lebih pintar dari kami pemerintah,” katanya.

Dengan hadirnya NTT Mart Online, kata Melki, masyarakat NTT maupun yang berada di luar daerah dapat memesan produk UMKM melalui platform digital.

“NTT Mart ini kami harapkan menjadi salah satu lokomotif ekonomi Nusa Tenggara Timur,” pungkas Melki.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTT, Z Sony Libing, menjelaskan NTT Mart Online dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses dan memilih berbagai produk UMKM, yang kemudian dikirim langsung ke alamat konsumen.

“Semua proses sudah dirancang dengan baik. Target akhirnya adalah mendorong UMKM agar bisa naik kelas,” jelas Sony.

Ia berharap dukungan pembiayaan dari Bank NTT dapat mempercepat pengembangan aplikasi NTT Mart.

“Kami berharap Bank NTT bisa membantu pembiayaan, karena kondisi keuangan daerah juga terbatas,” pungkasnya. (ek/ab)