“Kami menyebut mereka anak-anak Bhakti Luhur, anak-anaknya Suster ALMA. Kami hanya melayani. Visi kami adalah menjawab tangisan anak-anak miskin dan terlantar dengan moto menjangkau yang tak terjangkau,” kata Sr. Lince.
Ia juga mengungkapkan bahwa dari Panti Asuhan Bhakti Luhur Baumata, tiga anak asuh telah tumbuh dan terpanggil menjadi imam, sebagai buah pelayanan yang penuh harapan.
Sr. Lince menyampaikan terima kasih dan doa bagi IKABELA Kupang. “Kami mendoakan agar Ikabela selalu kompak, bertumbuh dalam Tuhan, dan terus menjadi saluran kasih bagi anak-anak Bhakti Luhur dan sesama yang membutuhkan,” ujarnya.
Saat ini, Panti Asuhan Bhakti Luhur Baumata mengasuh 24 anak, terdiri dari 13 anak tanpa disabilitas dan 11 anak berkebutuhan khusus. Aksi berbagi IKABELA Kupang ini menjadi penegasan bahwa makna Natal sejati terwujud melalui kasih yang nyata dan keberpihakan kepada mereka yang paling membutuhkan. (*/ab)



Tinggalkan Balasan