Pilar pertama yaknu Perubahan Proses Bisnis, yang bertujuan sebagai “alarm” untuk merampingkan birokrasi, meningkatkan efisiensi operasional, dan memastikan setiap unit kerja memiliki standar kinerja yang tinggi.
Selain itu, transformasi digital dan Budaya Kerja serta Layanan Manusia, juga menjadi agenda yang tidak terpisah dari itu.
Semua perubahan ini, lanjut Rahmat, merupakan upaya mencapai target akselerasi pada 2027. Ia berharap seluruh jajaran Bank NTT dapat memahami dan melaksanakan poin-poin penting perubahan ini demi mewujudkan Bank NTT menjadi bank berpredikat terbaik. (*/ab)
Halaman



Tinggalkan Balasan