Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bekerja dalam satu arah mendukung kebijakan pemerintah kota.
“Di tengah keterbatasan yang luar biasa ini, kalau kita bisa memberikan kepuasan publik 80 persen, itu luar biasa. OPD-OPD sudah mendukung full,” tegasnya.
Meski demikian, Christian menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh terlena. Ia berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi kinerja setiap bulan.
“Saya masih merasa banyak kekurangan. Masih banyak yang perlu kita perbaiki. Jadi ini apresiasi, tapi kita harus segar terus. Jangan terlena.” tegasnya.
Menurut Wali Kota, hasil survei FISIP Undana bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi data penting untuk memperbaiki kebijakan publik ke depan.
“Kebijakan publik harus berbasis data. Tidak boleh top down. Survei ini bagus sekali karena bisa jadi masukan untuk kami terus berbenah,” ujarnya.
Christian pun menyampaikan apresiasi kepada para akademisi Undana yang telah melakukan survei secara independen.
“Terima kasih untuk Undana FISIP, untuk para akademisi dan para doktor yang sudah memberikan nilai positif ini.”
Christian menyampaikan harapannya agar seluruh warga terus bergandengan tangan merawat Kota Kupang. “Kita jadikan Kota Kupang ini rumah yang aman, nyaman untuk ditinggali, dan membanggakan untuk diceritakan,” ujarnya.
Dengan dukungan warga, OPD, dan berbagai pihak, Christian berharap berbagai program pembangunan dapat terus berjalan secara efektif dan membawa perubahan nyata bagi kota.
Sebelumnya, Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara FISIP Undana melakukan survei kepuasan publik terhadap kinerja Walikota dan wakil walikota Kupang. Hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat Kota Kupang terhadap kinerja Wali Kota Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena Francis mencapai 80,10 persen. Angka ini dinilai berada di atas rata-rata kota lain yang setara dan mencerminkan arah kepemimpinan yang diterima publik.
Survei tersebut dipaparkan dalam Diskusi Publik Kepemimpinan Transformasi Kepala Daerah: Refleksi Kepuasan dan Harapan Masyarakat terhadap Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, yang digelar Forum Advokasi Kebijakan Publik di Subasuka Resto, Sabtu (6/12/2025).
Kupang Jadi Barometer NTT
Narasumber pertama, Dr. I Yoga Putu Bumi Pradana, menjelaskan bahwa survei dilakukan secara mandiri pasca Pilkada Serentak 2024, dengan Kota Kupang dipilih sebagai contoh karena posisinya sebagai barometer pembangunan di NTT.







Tinggalkan Balasan