Direktur Operasi Pengerahan BP Tapera, Budi Santoso, mengatakan bahwa sosialisasi ini menjadi ruang penting untuk menjaring aspirasi dari daerah. “Kami ingin memastikan regulasi ke depan benar-benar berpihak pada masyarakat, termasuk ASN di NTT,” kata Budi.
Melalui penyaluran KPR FLPP oleh Bank NTT, pemerintah berharap semakin banyak ASN dan masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki rumah layak. Selain itu, program ini diyakini memberi dampak ekonomi bagi daerah serta mendukung upaya penurunan angka kemiskinan di Nusa Tenggara Timur. (*)
Halaman







Tinggalkan Balasan