Bank NTT saat ini bekerja sama dengan 16 developer, terdiri atas 10 developer di Kota dan Kabupaten Kupang serta enam lainnya di wilayah Flores dan Rote. Bagi ASN, pembayaran angsuran juga dapat dilakukan melalui pemotongan gaji sehingga lebih praktis dan fleksibel, termasuk bagi mereka yang bertugas di daerah.
Menurut Soleman, memiliki rumah sendiri tidak hanya memberikan rasa aman dan nyaman, tetapi juga menjadi bentuk investasi jangka panjang yang nilainya terus bertambah.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTT, Yosef Rasi Psat, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa program perumahan BP TAPERA memberi manfaat strategis bagi ASN. Selain membuka akses terhadap rumah layak, program ini juga mendukung penurunan angka kemiskinan melalui indikator kepemilikan hunian.
“Kegiatan ini penting agar ASN memahami hak dan kewajibannya dalam program perumahan, serta dapat memberi masukan terhadap revisi undang-undang perumahan,” ujar Yosef.
Ia juga mengimbau ASN untuk aktif memanfaatkan fasilitas ini dan ikut menyebarkan informasi kepada masyarakat sekitar.



Tinggalkan Balasan