Dalam dua tahun terakhir, Pemerintah Kota Kupang terus mempercepat digitalisasi melalui penerapan CMS Online untuk pencairan belanja daerah, penggunaan kartu kredit pemerintah daerah, dan pemungutan pajak secara digital.

Berbagai inovasi tersebut terlihat dari meningkatnya transaksi non-tunai di masyarakat melalui kanal QRIS, layanan perbankan elektronik, serta agen bank yang memperluas akses pembayaran digital.

Program intensifikasi dan ekstensifikasi pajak melalui BARONDA, pemberian insentif fiskal berupa penghapusan denda dan bunga, serta kerja sama dengan sejumlah bank turut memperkuat kinerja digitalisasi daerah.

Selain itu, pemerintah daerah juga meningkatkan edukasi dan pengawasan internal guna memastikan tata kelola keuangan yang lebih transparan dan akuntabel.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menyampaikan bahwa, nominasi TP2DD merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah serta dukungan perbankan yang menjadi mitra strategis pemerintah.

“Digitalisasi bukan semata inovasi teknis, tetapi langkah penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap dinamika perubahan,” ujarnya.