Selain itu, ada produk tenunan lainnya yang dijual pada etalase bersebelahan dengan Ina. Rajutan, pernak pernik dan gantungan kunci yang dijual disitu juga beragam dengan patokan harga yang bervariasi pula. “Rajutan tenun yang dijual harganya berkisar dari Rp 125 rb sampai Rp 250 rb. Mahal atau murahnya tergantung kualitas benang yang digunakan. Gantungan kunci dipatok dengan harga yang lebih terjangkau di kisran 15 rb hingga Rp 200 rb,” ujarnya.
Yene salah satu pegiat UMKM Yene Aksesoris juga menjual produk tenunannya di lapak yang tersedia di Festival Budaya ini. Wanita yang kerap kali berjualan di event Saboak ini menjabarkan produknya yang beragam dengan mematok harga yang beragam pula. “Muti dikenakan harga Rp 50 rb. Satu set Anting dan Kalung tenunan dijual dengan harga Rp 50 rb. Produk tenunan atasan model vest dipatok harga Rp 250,” ujar Yene saat mempromosikan produknya pada para warga yang hadir dan mengunjungi lapak jualannya.
Para pelaku UMKM ini memanfaatkan ajang festival budaya ini untuk mempromosikan produk-produk jualannya. Acara kolektif seperti ini dapat mengumpulkan banyak warga yang bisa berpotensi menjadi konsumen produk-produk mereka. Ini menjadi momen yang berpengaruh pada melebarkan pasar produk tenunan.



Tinggalkan Balasan