“Selama ini beberapa cabang olahraga terpinggirkan. Moto kami adalah memerintah adalah melayani. Dan malam ini kita membuktikan pelayanan itu, melayani semua olahraga tanpa terkecuali.”

Wali Kota juga menekankan pentingnya sportivitas, kerja tim, dan atmosfer kompetisi yang sehat sebagai bagian dari pembinaan atlet.

“Michael Jordan pernah bilang, satu atau dua pemain bertalenta mungkin bisa memenangkan satu pertandingan. Tapi kerja tim yang solid akan memenangkan kejuaraan.”

Wali Kota menutup sambutannya dengan pesan inspiratif kepada seluruh atlet: “Setiap tembakan yang masuk adalah simbol kerja keras kalian, dan setiap tembakan yang gagal adalah pembelajaran.”

Ketua DPRD Provinsi NTT, Emelia Julia Nomleni, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang atas langkah konkret dalam membangun ekosistem olahraga basket di NTT.

Menurutnya, Wali Kota Cup bukan hanya sekadar turnamen, tetapi ruang pembibitan atlet potensial.

“Turnamen ini tidak hanya memperebutkan piala, tetapi juga melahirkan bibit-bibit yang akan bertanding di PON 2028,” ungkapnya.