“Di daerah kami, sudah delapan kali dibor namun tidak dapat air. Lalu saya sampaikan ke pastor paroki kami dan beliau katakan, kita berdoa dan menanti orang yang bermurah hati. Dan benar, Tuhan mengirim Pak Herry. Dua minggu setelah itu beliau telfon saya, saya kaget dan saya tanya, hrganya berapa karena kami memang tidak ada uang. Beliau murni pelayanan, dan puji Tuhaan, tidak lama bor, airnya dapat, sekarang kami menikmatinya,”ujar Suster Bernadete yang pelayanan mereka mencakup PAUD, TK maupun klinik non BPJS.

Sementara Uskup Agung Kupang, Monsinyur Hironimu Pakaenoni dalam sambutannya menegaskan bahwa empat unit sumur bor ini adalah berkat bagi umat di  NTT terkhusus bagi mereka yang berada di wilayah pelayanan Keuskupan Agung Kupang.

“Ini semua merupakan penghayatan iman yang sesungguhnya. Kesempatan ini sebagai uskup, saya ucapkan terimakasih sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap FGBMFI NTT dengan karya-karya baik mereka untuk kebaikan dan kesejahteraan banyak orang. Terimakasih kepada Pak Dalie yang sudah menegaskan, FGBMFI bukan gereja dan tidak akan menjadi gereja, dan merupakan kumpulan orang-orang beriman yang didorong Roh Kudus untuk melakukan kebaikan. Ini yang merupakan konsern dari gereja Katolik,”tegas Uskup Pakaenoni sembari mendukung Full Gospel untuk berkarya.

“Terus maju untuk melakukan kebaikan dan kesejahteraan semua orang yang dilayani. Saya sangat mendukung pelayanan-pelayanan organisasi ini,”tegasnya.

Tak hanya itu, usai penyerahan, Uskup Pakaenoni mendoakan para pemimpin FGBMFI baik dari Jakarta maaupun Kupang, serta membuka tangan dan memberkati mereka. Mr Dalie dan seluruh pemimpin diberkati dalam keadaan berlutut, bahkan ada yang bercucuran air mata haru. Mereka yang didoakan di depan antara lain Mr Dalie Sutanto, Mr Len Wijaya, Mr Anthony Putihrai, Mr Alex Setiaprajoga, Mr Paul Liyanto, Mr Hengky Lianto, Mr Herry Susanto.

Sementara Regional Persident FGBMFI NTT, Mr J. Don Putra Gotama dalam sebuah wawancara, mengucapkan terimakasih kepada Uskup Pakaenoni yang sudah hadir dan memberi berkat pada para tokoh, serta berkenan menerima sumbangan empat sumur bor. Dia organisasi berterimakasih kepada semua yang sudah hadir dan memberi kesaksian serta saling mendoakan. Untuk diketahui, bantuan sumur bor ini diberikan secara simbolis dan organisasi akan menerima lokasi yang menjadi titik pengeboran dan segera dibor. Bahkan FGBMFI juga bertanggungjawab terhadap instalasi. (boy/ab)