Rapat 12 November nanti juga akan menjadi ajang bagi manajemen untuk memaparkan Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026, yang menitikberatkan pada transformasi digital, ekspansi pembiayaan produktif, serta penguatan peran Bank NTT sebagai lokomotif ekonomi daerah.

“RBB 2026 dirancang agar Bank NTT semakin adaptif terhadap perubahan pasar dan kebutuhan masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ujar Hilarius Minggu.

Dengan restrukturisasi pengurus dan masuknya investor strategis, Bank NTT diharapkan mampu memperluas jaringan layanan, meningkatkan daya saing, dan memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi daerah. (*/ab)