Sementara dari 17 pengurus cabor yang memberikan dukungan, 16 dinyatakan sah, dan 1 tidak sah, yakni dari PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia).

“Surat dari PBSI mendukung Alexander Foenay sebagai calon ketua umum, tetapi tertanggal 1 November 2025, jadi kami anggap tidak sah,” tambahnya.

Berdasarkan hasil verifikasi tersebut, TPP menetapkan Emanuel Melkiades Laka Lena sebagai satu-satunya calon Ketua Umum KONI NTT masa bakti 2025–2029.

“Nama ini selanjutnya akan kami laporkan kepada pengurus KONI NTT saat ini untuk dibawa ke Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang akan digelar pada Desember 2025,” ujar Fransisco.

Ia menegaskan, seluruh proses penjaringan telah dilakukan sesuai petunjuk teknis (juknis) dan regulasi yang diatur dalam AD/ART KONI.

“Hampir bisa dipastikan Pak Gubernur akan menjadi Ketua Umum KONI NTT yang baru. Namun penetapan resmi akan dilakukan dalam Musorprov dan pelantikannya oleh KONI Pusat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI NTT, Drs. Lambertus Ara Tukan, MM, menyampaikan bahwa Musorprov KONI NTT direncanakan berlangsung pada 12–14 Desember 2025.