Rektor Ully dalam sambutannya juga menekankan pentingnya keseimbangan, antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan dalam dunia pendidikan tinggi.
Menurutnya, era otomatisasi menempatkan manusia sebagai pusat inovasi dan menjadikan teknologi sebagai alat, untuk meningkatkan kualitas hidup serta memperkuat empati dan kemanusiaan.
“Pendidikan tinggi harus menjadi tempat di mana teknologi dan kemanusiaan bersatu untuk menghasilkan ilmu dan karakter bangsa. Teknologi yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila akan menciptakan kemajuan yang sejati bagi Indonesia,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak, terutama anggota DPR RI Anita Gah, Bupati Kupang Yosef Lede, LLDIKTI dan pihak Kementerian, yang sudah memberikan tambahan kuota KIP Kuliah untuk mahasiswa UPG 1945 NTT.
“Atas nama seluruh civitas akademika dan mahasiswa penerima manfaat, kami menyampaikan rasa hormat, terima kasih dan doa terbaik. Semoga Tuhan membalas dengan berkat yang berlimpah-limpah di dalam tugas dan keluarga, bagi ibu Anita dan bapak Bupati Kabupaten Kupang, bapak Yosef Lede,” ungkapnya.





Tinggalkan Balasan