Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), PLN juga menerapkan standar tinggi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta pengawasan mutu oleh Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) PLN untuk memastikan pekerjaan berjalan aman, tepat waktu, dan sesuai standar teknis.

General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menyampaikan bahwa SUTT 150 kV Jeranjang–Sekotong menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Selain meningkatkan keandalan listrik, proyek ini turut mendukung peningkatan rasio elektrifikasi di Sistem Lombok serta menjadi pendorong utama bagi tumbuhnya sektor pariwisata dan UMKM di Sekotong yang terus berkembang,” kata Rizki.

Ia menambahkan, proyek ini juga menunjukkan komitmen PLN terhadap pemberdayaan industri dalam negeri. Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang diterapkan dalam proyek ini mencapai 71,55 persen, mencerminkan dukungan terhadap industri nasional sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal di NTB.

Lebih jauh, Rizki menegaskan bahwa SUTT 150 kV Jeranjang–Sekotong berperan penting dalam memperkuat fondasi transisi energi berkelanjutan di Lombok. Infrastruktur transmisi yang andal memungkinkan integrasi energi baru terbarukan (EBT) secara optimal di masa mendatang.

“Dengan jaringan yang kuat, integrasi pembangkit EBT dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat Lombok Barat,” jelas Rizki. (Humas PLN)