“Kami ingin agar masyarakat NTT tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pelaku aktif dalam sistem keuangan yang sehat. Itulah semangat Bank NTT melayani lebih sungguh untuk kesejahteraan masyarakat,” tutur Hetty.

Langkah Bank NTT membuka 1.400 rekening bagi peserta BPJS Naker menjadi bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan dan perlindungan sosial, dua pilar penting bagi kemandirian ekonomi daerah.

Dengan sinergi antara Bank NTT, BPJS Ketenagakerjaan, dan pemerintah daerah, harapannya semakin banyak pekerja rentan di NTT yang terlindungi dan memiliki akses terhadap layanan keuangan formal  sebuah langkah kecil yang membawa dampak besar bagi perekonomian rakyat di Bumi Flobamorata. (*/ab)