Lebih lanjut, ia mendorong seluruh jajaran Perumda untuk menanamkan semangat pelayanan yang diusung Bank NTT, yaitu “melayani dengan sungguh”, sebagai prinsip kerja yang juga diterapkan di internal Perumda.

“Kita tidak bisa melayani dengan setengah hati. Perbaikan pipa, distribusi air bersih, dan kepuasan pelanggan adalah tanggung jawab utama. Kami ingin menjadikan kerja sama ini sebagai ruang terbuka bagi sinergi yang lebih luas ke depan,” tutup Isidorus.

Penandatanganan ini menjadi awal dari babak baru kerja sama strategis antara dua lembaga penting di Nusa Tenggara Timur, dengan harapan mendorong perbaikan layanan publik, memperluas akses air bersih, serta memperkuat kontribusi terhadap perekonomian daerah. (*/ab)