Lanjutnya, perempuan sebagai bendahara keluarga memiliki peran strategis dalam pengelolaan keuangan rumah tangga. Sehingga, dengan literasi dan inklusi yang baik, perempuan diharapkan mampu membantu keluarga dalam merencanakan dan mencapai kesejahteraan finansial keluarga.

Selain perempuan, pemuda juga menjadi target prioritas peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Pemuda yang terliterasi dengan baik akan mampu merencanakan keuangan sejak dini sehingga akan mampu mewujudkan kemerdekaan finansial sejak dini.

Pelaku UMKM juga penting untuk memiliki Tingkat literasi dan inklusi keuangan yang mumpuni. Pelaku UMKM akan mampu menggunakan produk dan layanan jasa keuangan untuk mendukung pengembangan usahanya. Selain itu, pelaku UMKM akan mampu memilih instrumen investasi yang tepat untuk menyimpan hasil usahanya.

Langkah OJK ini mendapatkan sambutan positif dan apresiasi dari ketiga Wakil Bupati yaitu Wakil Bupati Timor Tengah Utara Kamillus Elu, Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu, dan Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonsalves. Mereka menyampaikan kegiatan seperti ini akan membentuk masyarakat yang lebih produktif, sejahtera dan mendukung Pembangunan ekonomi daerah.