Ia juga menambahkan bahwa seluruh hasta karya, termasuk Pengajian Al-Hidayah, harus mendukung penuh program-program Pemerintah Provinsi NTT di bawah kepemimpinan Gubernur Melki Laka Lena, yang juga merupakan Ketua DPD I Partai Golkar NTT sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Golkar.

“Kita harus mendukung program-program strategis seperti penanggulangan kemiskinan ekstrem, penurunan angka stunting, serta peningkatan akses pendidikan dan kesehatan yang menjadi prioritas Pemprov NTT saat ini,” pungkasnya.

Musda ke-3 ini diharapkan menjadi titik awal bagi Pengajian Al-Hidayah untuk semakin aktif dan kontributif dalam membangun masyarakat NTT, khususnya di kalangan perempuan dan keluarga. (*/ab)