Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa proses penjaringan dan penyaringan calon ketua umum akan dimulai pada 1 Oktober 2025.

“Tim baru terbentuk dan ini adalah rapat perdana kami. Setelah ini, kami akan segera menyurati pengurus KONI kabupaten dan kota, cabang olahraga, serta badan olahraga fungsional untuk mengajukan calon,” ungkap Fransisco.

Meski pengumuman resmi terkait persyaratan calon ketua umum belum dirilis, Fransisco menyebutkan bahwa terdapat beberapa kriteria yang wajib dipenuhi, termasuk dukungan minimal dari pemilik suara yang masih aktif dalam kepengurusan KONI.

Sejauh ini, sejumlah nama mulai mencuat sebagai calon ketua umum KONI NTT periode 2025-2029, antara lain Josef Nae Soi (Ketua Umum KONI saat ini), Melki Laka Lena (Gubernur NTT), dan Johni Asadoma (Wakil Gubernur NTT).

Proses seleksi yang transparan dan akuntabel diharapkan dapat menghasilkan pemimpin KONI NTT yang mampu membawa kemajuan olahraga di wilayah ini. (*/ab)