Ahmad Faisal juga mengajak mahasiswa menjadi agen keselamatan listrik yang mampu menyebarkan perilaku aman, baik di kampus maupun masyarakat. “Ini bentuk tanggung jawab PLN, khususnya bidang K3, untuk membangun kesadaran penggunaan listrik secara bijak,” katanya.
Direktur Direktorat Kemahasiswaan, Alumni, dan Tracer Study, Tahegga Primananda Alfath, memberikan apresiasi atas kegiatan edukasi K3L yang digelar PT PLN (Persero) UIP Nusra. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menumbuhkan pola pikir sistematis dalam menghadapi berbagai potensi risiko di lingkungan sekitar.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa mampu mengenali risiko, melakukan langkah mitigasi, dan bertindak responsif terhadap aspek keselamatan, kesehatan kerja, maupun lingkungan. Kompetensi ini akan menjadi nilai tambah yang membedakan mereka dengan kandidat lain ketika memasuki dunia kerja,” ujar Tahegga.
Di tempat terpisah, General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menambahkan, program edukasi K3L merupakan langkah strategis perusahaan dalam membangun budaya keselamatan di masyarakat.





Tinggalkan Balasan