Bajawa, KN – John Patrick Sarmiento Pagtalunah , pembalap dari Filipina adalah pembalap pertama masuk finish pada lomba balap sepeda internasional Tour de EnTeTe etape 8 Ende-Bajawa, Jumat, 19 September 2025, dengan catatan waktu 3 jam, 28 menit 58 detik.
Menyusul Joseph Babaan Javiniar dengan catatan waktu 3 jam, 29 menit , 01 detik dan Muhammad Abdurarahman diposisi ketiga dengan catan waktu 3 jam, 29 menit, 09 detik.
Etape 8 dengan titik star depan rumah jabatan Wakil Bupati Ende, dilepas oleh Wabup, Dominggus Minggu Merre tepat pukul 09.00 Wita, Jumat, 19 September 2025. Setelah melintasi Kota Ende sejauh 8 kilometer diadakan realstar dan 56 riders berpacu menuju kota dinging Bajawa.
Menyususri pantai selatan Nangapenda, dengan lautan biru terbentang luas menambah khasana mata para pembalap. Garis pantai nan indah itu hingga memasuki Nangaroro, Kabupaten Nagekeo. Selepas dari itu, para pembalap harus memasuki jalan tanjakan yang cukup panjang. Namun, semua pembalap bisa menyelesaikan dengan baik, kecuali pembalap Timor Leste.
Ada dua tanjakan menjadi titik utama dalam lomba balap sepeda internasional, etape 8. Tanjakan itu diselesaikan dengan baik, namun Joseph Bababaan Javiniar yang mendapat poin 20 mengalahkan raja tanjakan Muhammad Herlangga.
Lintasan etape 8 cukup menyenangkan karerna melintasi pesisir pantai dan menanjak ke gunung dengan lekukan alam nan indah memanjakan mata para pembalap. Sepanjang jalan masyarakat memberi suport, menyemangati dengan teriakan-teriakan.
Bahkan di Nangaroro, sejumlah remaja putri mengenakan pakaian adat Ende menyemangati para pembalap yang melintas. Umumnya warga meneriaki pembalap bule yang menurut mereka, menggemaskan. Para penonton juga kagum dengan kelihaian para pembalap mendayung sepeda dengan kecepatan 70-80 kilometer/jam sehingga dalam tempo 3 jam lebih pembalap telah memasuki finish di kota dingin Bajawa dan disambut dengan tarian ja’i massal.







Tinggalkan Balasan