“Saya pernah menjelajahi Sumba dan Timor, dan hampir mustahil melihat pesepeda di jalanan. Kini, berkat inisiatif Gubernur Melki, ratusan atlet dunia melintasi lanskap eksotis wilayah ini,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar ajang balap sepeda, Iveta melihat Tour de EnTeTe sebagai strategi cerdas dalam mengintegrasikan olahraga, pariwisata, dan pembangunan ekonomi lokal.

“Proyek ini mempromosikan destinasi wisata, memperkuat ekonomi kreatif daerah, dan mempererat hubungan antarnegara. Ini adalah bukti nyata bahwa bahkan wilayah terpencil pun bisa jadi pusat perhatian dunia,” katanya.

Iveta juga menilai bahwa keberanian dan visi besar Gubernur Melki Lakalena membuka peluang baru bagi NTT, baik dari sisi investasi maupun pemberdayaan masyarakat.

“Kami dari Satu Hati Charity mengucapkan selamat atas keberanian dan visi inspiratif Pak Gubernur. Siapa tahu, ke depan para atlet dari Republik Ceko juga akan turut berpartisipasi dalam ajang spektakuler ini,” tutupnya.

Dengan Tour de EnTeTe, NTT kini bukan hanya dikenal sebagai wilayah yang kaya akan budaya dan alam, tetapi juga sebagai pusat sport tourism yang potensial di Indonesia dan dunia. (*)