Untuk itu, event balap sepeda Tour de EnTeTe akan menjadi agenda tahunan pemerintah Provinsi NTT sebagai  mempromosikan pariwisata NTT ke dunia internasional.

Gubernur berjanji akan lebih banyak menggelar event lomba internasional di NTT seperti pancing, lomba lari dan sebagainya untuk mempromosikan NTT lebih luas ke dunia internasional.

“Saya masih mencari-cari lokasi untuk lomba lari internasional. Untuk balap sepeda kita sudah menemukan polanya, tinggal dilanjutkan dengan persiapan yang lebih baik lagi. Tahun ini persiapannya hanya dua setengah bulan dan hasilnya masyarakat sudah menikmati. Dari etape Timor dan Sumba sudah kita lihat,  masyarakat betul-betul terhibur dengan tumpah ruah ke sisi kiri, kanan jalan menyaksikan event yang luar biasa ini,” kata Melki.

Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada para pembalap yang dapat menyelesaikan lomba hari ini dengan baik dan Bupati Sumba Barat Daya bersama seluruh jajaran yang  bekerja keras menyukseskan acara lomba hari ini. Melki juga menyampaikan terima kasih  kepada semua panitia Provinsi NTT, Event Organizer dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya Tour de EnTeTe lintas Timor dan Sumba.

Untuk mendukung Tour de EnTeTe tahun depan, Gubernur Melki meminta pada bupati/wali kota memperhatikan infrastruktuk jalan dan sarana prasarana pendukung lainnya. Infrastruktur jalan sangat penting agar para pembalap melintas dengan aman dan nyaman.

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Wulla mengaku senang lomba balap sepeda internasional Tour de EnTeTe tahun 2025 memilih Sumba menjadi salah satu titik lomba. Dan,  Sumba Barat Daya mendapatkan momentum emas  untuk mempromosikan aneka destinasi wisata dan budaya yang dimiliki.

Baginya Tour de EnTeTe bukan hanya sekadar lomba balap sepeda tetapi ajang mempromosikan pariwisata Sumba Barat Daya khususnya dan NTT umumnya ke mancanegara. Untuk itu sebagai Bupati Sumba Barat Daya dirinya siap mendukung program Gubernur NTT untuk kemajuan NTT ke depan. (*)