Selanjutnya, balapan akan berlanjut ke beberapa daerah seperti Timor Tengah Selatan (TTS), Waingapu, Tambolaka, hingga Flores Timur sampai Labuan Bajo.
Gubernur Melki juga menekankan bahwa seluruh Kabupaten/Kota terlibat dalam event ini, mulai dari pembukaan pada 8 September dengan gala dinner yang digelar oleh Wali Kota Kupang, hingga berbagai acara hiburan dan budaya di setiap titik perhentian lomba setiap malam.
Masing-masing Kabupaten dan Kota akan menampilkan budaya lokal dan produk UMKM mereka, untuk memeriahkan suasana.
“Kami paatikan setiap daerah yang dilalui oleh rute lomba akan mengadakan acara malam berupa pesta rakyat, menampilkan potensi budaya dan UMKM setempat. Ini adalah cara kami memperkenalkan NTT secara luas kepada dunia internasional,” tambah Melki.
Tidak hanya itu, sekolah-sekolah dan masyarakat juga dilibatkan untuk memberikan semangat dan kemeriahan selama berlangsungnya Tour De EnTeTe.
Waketum DPP Partai Golkar ini menyebut, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) telah menyiapkan berbagai acara pendahuluan yang diadakan di setiap kota, mulai dari lomba olahraga mini hingga kegiatan lain yang mendukung gelaran ini.



Tinggalkan Balasan