Daerah  

TP PKK Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Tiga Isu Krusial di NTT

TP PKK Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Tiga Isu Krusial di NTT. (Foto: Agung/Koranntt.com)

Kupang, KN– Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pada Jumat, 29 Agustus 2025 pagi, bertempat di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini, mengangkat tema “Kolaborasi TP PKK Mewujudkan NTT Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan.”

Rakor tahun 2025 ini dihadiri oleh perwakilan TP PKK dari seluruh kabupaten dan kota di NTT, serta undangan dari Forkopimda NTT, DPRD Provinsi, organisasi perempuan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan mitra Pentahelix.

Sambutan resmi pembukaan Rakor disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Kosmas D. Lana, yang mewakili Gubernur NTT selaku Pembina TP PKK.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Rakor, Jefry Handre Aryandra, SKM, MKM, CAHSE, C.MED, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai momentum evaluasi program kerja serta peningkatan koordinasi dan sinergi antara kader PKK dan berbagai pihak terkait.

“TP PKK sebagai organisasi yang bergerak di garis depan pembangunan, perlu menyelenggarakan rapat koordinasi untuk mengevaluasi program yang telah dilaksanakan dan menyusun rencana kerja ke depan,” jelas Jefry.

Sebanyak sekitar 300 peserta yang terdiri dari pengurus TP PKK provinsi, pengurus TP PKK kabupaten/kota, staf ahli, ketua bidang dan kelompok kerja, serta mitra kerja hadir dalam kegiatan ini.

BACA JUGA:  Polisi Buru Pelaku Pencurian Uang di Manggarai

Rakor diisi dengan paparan materi oleh Ketua TP PKK Provinsi NTT dan narasumber lain, serta sesi diskusi kelompok dan tanya jawab yang membahas tindak lanjut hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) TP PKK dan isu-isu penting dalam pelaksanaan tugas TP PKK.

Ketua TP PKK Provinsi NTT, Mindriyati Astiningsih Laka Lena, dalam wawancara di sela acara menyampaikan bahwa Rakor ini juga menjadi wadah untuk menurunkan keputusan, dari tingkat nasional ke tingkat provinsi, serta menyesuaikan dengan kebutuhan daerah.

“Tiga isu utama yang menjadi fokus kerja TP PKK NTT adalah penurunan angka stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta perlindungan perempuan dan anak, yang sejalan dengan program Pemerintah Provinsi NTT,” ungkap Mindriyati.

Acara ini terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor seperti Bank NTT, Bank Indonesia, Bank Mandiri, BPJS Ketenagakerjaan, Kopdit Swastisari, Perum Bulog, dan Bank Syariat Islam (BSI).

Dengan dilaksanakannya Rakor ini, TP PKK Provinsi NTT berharap dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan masyarakat NTT yang sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan. (*)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS