“Mewujudkan NTT Cerdas dimulai dari perhatian serius terhadap PAUD. Anak-anak yang sejak dini mendapat pendidikan, gizi, dan kasih sayang yang cukup akan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Gubernur.

Ia juga mengakui bahwa tantangan pendidikan di NTT masih kompleks, mulai dari kesenjangan akses layanan PAUD, keterbatasan tenaga pendidik, hingga kondisi gizi anak yang memprihatinkan.

Oleh karena itu, diperlukan kerja sama lintas sektor dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

“Tantangan ini memang besar, tetapi dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, saya yakin kita mampu memperluas layanan PAUD Holistik Integratif di seluruh wilayah NTT,” tambahnya.

Gubernur Melki juga menyoroti pentingnya pendidikan karakter di tengah era globalisasi dan digitalisasi. Menurutnya, anak-anak tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara emosional dan bijak dalam menggunakan teknologi.

“Di sinilah peran Bunda PAUD sangat penting, sebagai penggerak pendidikan karakter melalui kegiatan yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan,” katanya.