Respon siswa cukup menggembirakan. “Dalam waktu dekat mereka akan memasukkan berkas pembukaan rekening,” ujar Jorsalino.

Bagi Bank NTT, kegiatan ini bukan sekadar promosi produk. Di baliknya ada semangat memperluas akses keuangan hingga ke daerah, serta membangun budaya menabung di kalangan generasi muda Timor Tengah Utara.

Dengan melibatkan sekolah dan guru, bank daerah itu mencoba menanamkan fondasi baru: literasi keuangan sebagai bagian dari pendidikan. (*/ab)