Tak hanya pimpinan tertinggi, sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) juga turut mengenakan busana adat dari kampung halaman masing-masing.

Mereka terlihat antusias berfoto bersama, menunjukkan rasa bangga terhadap warisan budaya leluhur mereka.

Peringatan HUT RI kali ini tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi ruang perjumpaan identitas budaya yang hidup dalam keseharian masyarakat NTT.

Dalam balutan kain tenun dan motif khas dari berbagai etnis, semangat nasionalisme menyatu dengan kekayaan tradisi lokal.

Suasana di alun-alun rumah jabatan gubernur hari itu tak hanya menjadi saksi peringatan kemerdekaan ke-80 RI, tetapi juga panggung yang menampilkan harmoni budaya Nusa Tenggara Timur, sebuah mozaik yang membingkai Indonesia dari timur. (*)