“Kami mendukung penuh kegiatan ini karena sangat penting untuk menghidupkan kembali budaya lokal dan semangat olahraga. Kami akan siapkan wasit, peralatan, dan seluruh sarana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pertandingan tinju,” ujarnya.

Dr. Haning juga menegaskan bahwa pertunjukan seni dan olahraga ini bukan hanya hiburan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga warisan budaya dari kepunahan.

“Kalau tidak dimulai sekarang, kita bisa kehilangan budaya asli kita, seperti budaya Rote. Karena itu, festival ini punya arti penting bagi pelestarian budaya dan pembangunan pariwisata Kota Kupang ke depan,” pungkasnya. (*)