Harry Khairullah, Kepala Cabang JNE Labuan Bajo menyampaikan bahwa JNE senang sekali dapat bekerjasama dengan Keuskupan Labuan Bajo dalam kegiatan Festival Golo Koe kali ini.
Baginya, kegiatan ini tak sekedar festival yang menampilkan pertunjukan semata namun juga ruang sosial kebudayaan, ekonomi serta wujud nyata kerukunan antar umat beragama di Labuan Bajo.
“Kami sangat bangga menjadi bagian dari festival terbesar di Labuan Bajo ini, untuk itu kami berusaha memberikan kontribusi terbaik untuk pengunjung, UMKM maupun masyarakat” ujar Harry.
Prinsipnya dimana JNE berada maka harus turut memberikan dampak yang baik bagi lingkungan sekitar. Harry juga melihat antusiasme masyarakat Labuan Bajo dalam festival ini sangat besar sehingga rangkaian kegiatan berlangsung meriah.
Festival yang diselenggarakan Keuskupan Labuan Bajo ini melibatkan umat dari berbagai daerah dan agama, termasuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berasal dari komunitas Katolik dan Muslim.
Selain pentas budaya dan pameran UMKM, festival ini juga akan melibatkan prosesi lintas paroki yang menjangkau seluruh 26 paroki di Keuskupan Labuan Bajo, melampaui delapan paroki yang terlibat pada tahun 2024. (*/ab)



Tinggalkan Balasan