Gery menjelaskan, peresmian sumur bor juga tidak terlepas dari peran besar Bank NTT, sebagai salah satu pihak yang terlibat langsung dalam menghadirkan sumur bor tersebut.
“Semoga dengan apa yang dilakukan oleh Bank NTT hari ini, Bank NTT selalu mendapatkan yang terbaik dalam melayani masyarakat. Semoga Bank NTT tetap semangat, dan tetap mensuport masyarakat dalam setiap pelayanan,” ucap Gery.
Gubernur NTT Melki Laka Lena dalam sambutannya mengatakan bahwa, ketersediaan air bersih adalah masalah paling mendesak yang dihadapi masyarakat di provinsi kepulauan ini.
“Air itu emas bagi orang NTT. Sebelum ada sumur bor, warga di sini mengeluarkan Rp750 ribu sampai Rp1 juta per bulan hanya untuk membeli air. Sekarang mereka bisa mengalokasikan dana itu untuk kebutuhan lain, mulai dari rumah tangga hingga usaha,” ujar Gubernur Melki.
Ia mengingatkan warga untuk menjaga fasilitas ini dengan baik agar dapat digunakan secara berkelanjutan. “Air ini tidak hanya untuk diminum, tapi juga untuk meningkatkan produktivitas pertanian, peternakan, dan usaha kecil. Terima kasih kepada PPATK, perbankan, dan semua pihak yang sudah memberi hati untuk membantu. Semoga air ini mengalirkan manfaat dan berkat bagi semua,” tambahnya.



Tinggalkan Balasan