Mengamini pernyataan Gubernur Melki, warga yang hadir secara serentak menyatakan bahwa mereka tak pernah merasakan dampak buruk dari operasional PLTP Ulumbu. Sebaliknya, kebutuhan akan listrik semakin terpenuhi dan memudahkan aktivitas sehari-hari masyarakat.

“Hasil pertanian kami baik, begitu juga ternak,” ucap salah seorang warga Desa Wewo.

Namun demikian, Gubernur Melki, mewakili pemerintah pusat dalam mendorong pengembangan proyek PLTP Ulumbu unit 5-6 (40 MW), menyatakan pihaknya siap berdialog dengan seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali bersama para penolak proyek.

“Saya dengan Pak Bupati, bersama Kapolres dan Pak Dandim akan terus berdialog dengan warga membicarakan hal ini agar segera ada penyelesaian dan ada titik temunya,” kata Gubernur Melki.

Dialog seperti ini, kata Gubernur Melki, sejalan dengan filosofi gendang one lingko pe’ang yang dianut masyarakat Manggarai.

“Kalau kita bergerak serta berdialog dengan cara seperti ini tidak lama lagi proyek ini segera jalan,” ujarnya.