“Kami bersama Pemkot Kupang menjalankan program perdana ini sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat dan menekan lonjakan harga beras,” ujar Sugeng.

Ia juga menyebut bahwa Bulog telah menjalankan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sejak Minggu sebelumnya guna merespons kenaikan harga beras di pasaran.

Sementara itu, Wali Kota Kupang menyatakan bahwa program ini adalah bentuk nyata kepedulian negara terhadap warganya.

“Kami sudah berjanji, lima tahun ke depan, bukan lagi soal memerintah, tapi soal melayani. Bantuan ini adalah simbol bahwa negara hadir dan tidak ingin ada warga yang kelaparan,” tegasnya. (*)