Bukan hanya membantu pencatatan dan pelaporan, CMS juga mengintegrasikan sistem pembayaran secara non-tunai. Dana desa, belanja pegawai, hingga proyek fisik bisa diawasi secara elektronik untuk menutup celah korupsi dan praktik tak sehat yang selama ini membayangi pengelolaan dana desa.

Pimpinan Bank NTT Cabang Ba’a, Ade Roni Oematan dalam pertemuan itu menyebut kolaborasi ini sebagai wujud komitmen Bank NTT untuk menjadi lebih dari sekadar lembaga keuangan. “Kami ingin menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun dari desa, dengan teknologi sebagai ujung tombaknya,” sebut Pimca Ade Roni.

Kerja sama ini beriringan dengan agenda Pemkab Rote Ndao dalam memperluas perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi kepala desa dan perangkat melalui nota kesepahaman dengan BPJS Ketenagakerjaan yang juga diteken pada hari yang sama.

Namun sorotan utama hari itu tetap tertuju pada CMS: sebuah lompatan dari administrasi konvensional menuju ekosistem digital desa. Dengan langkah ini, Rote Ndao bukan hanya membangun infrastruktur, tapi juga menanam fondasi keuangan yang sehat dan terukur di akar pemerintahan.