Di akhir audiensi Gubernur NTT mengundang Komunitas Kopi NTT untuk turut memeriahkan Tour de EnTeTe dengan menghadirkan produk-produk asli kopi NTT di tiap kota yang akan dilalui dalam event sport tourism tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Komunitas Kopi NTT menyatakan komitmen menjadi mitra Pemerintah Provinsi NTT membangun ruang sinergi antara komunitas dan pemerintah dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis kopi.

Mereka mengangkat beberapa isu untuk diusahakan bersama, antara lain : penguatan rantai distribusi kopi lokal dari petani ke pelaku usaha, branding kopi NTT ke sektor pariwisata dan instansi pemerintahan, prioritas pengembangan kopi di Timor, dan pengembangan varietas kopi lokal unggulan.

Komunitas Kopi NTT juga mengungkapkan sejumlah tantangan di lapangan, antara lain kondisi pohon kopi yang sudah tua yang butuh peremajaan seperti di Flores, penurunan produksi, serta kopi yang belum menjadi komoditas utama petani.

Komunitas Kopi NTT juga masih mengharapkan lebih banyak lagi pelatihan dan pendampingan bagi pelaku-pelaku usaha kopi agar kopi di NTT punya standar yang baik. Selain itu, kebutuhan akan varietas lokal yang unggul dan adaptif juga menjadi perhatian penting dalam pengembangan kopi di NTT. (ow/ab)