Beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) ikut mendampingi prosesi penyerahan. Mereka tahu, tumpukan semen itu bukan hanya untuk membangun dinding, melainkan untuk membongkar tembok kemiskinan yang telah lama berdiri di pelosok-pelosok Alor.
Alor adalah satu dari sekian banyak kabupaten di NTT yang masuk peta prioritas pengentasan kemiskinan ekstrem nasional. Dalam skema itu, intervensi pemerintah pusat dan daerah membutuhkan sinergi yang tak bisa hanya mengandalkan APBD. Di titik inilah, CSR seperti yang dilakukan Bank NTT menjadi relevan dan strategis.
Ketika semen dan seng menjadi simbol solidaritas, dan ketika pejabat tak hanya memotong pita tetapi menyusun strategi nyata, pembangunan tak lagi tinggal di atas kertas. Di Alor, langkah-langkah kecil mulai ditapaki dari ruang kerja bupati menuju kampung-kampung yang haus keadilan sosial. (*/ab)



Tinggalkan Balasan