“Kami ingin membangun ekosistem otomotif yang sehat dan berkelanjutan di NTT, mulai dari lintasan lokal hingga ke kancah nasional,” tambah Ketua Panitia, Umbu Aryad.

Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak yang telah menghadirkan ajang otomotif yang profesional dan penuh manfaat. “Pemda sangat mendukung, dan kami berharap ajang ini bisa berlangsung dua kali dalam setahun,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IMI NTT Gavriel Putranto menekankan pentingnya regenerasi pembalap dari Timur Indonesia. “Ini awal dari kebangkitan dunia balap NTT. Kita tidak bisa terus bergantung pada daerah lain. Dari Kanatang, kita mulai,” katanya.

Ajang ini juga didukung oleh sponsor utama Bank NTT Cabang Waingapu, Kepala KSOP Waingapu, serta komunitas otomotif dan bengkel-bengkel lokal.

Sebagai penutup, Umbu Rudi Kabunang menegaskan pentingnya menyediakan ruang legal dan aman bagi anak-anak muda. “Kemenangan sejati bukan soal podium, tapi ketika anak-anak Sumba percaya bahwa mereka mampu membangun masa depan dari lintasan yang mereka pilih sendiri,” tandasnya. (llt/ab)