“Pakaian yang kami jual ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta,” ujar Yeni.
“Pertama kali saya mendapatkan pinjaman sebesar Rp 5 juta, dan hingga kini telah lima kali melakukan pinjaman,” tambah Yeni.
Dirinya berharap agar pelaku UMKM lokal terus dilibatkan dalam berbagai event seperti OVOP agar produk lokal semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam kesempatan itu juga, Yeni mendoakan PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT) atau Bank NTT terus berkembang demi kemajuan ekonomi Provinsi NTT. (*/ab)
Halaman



Tinggalkan Balasan