Terkait peresmian gedung baru di lingkungan Stikom Uyelindo Kupang yang diberi nama Gedung Bruno Sukarto, Gubernur Melki berharap agar kehadiran bangunan gedung ini tentu bukan sekadar untuk mengenang tokoh pendiri lembaga pendidikan dan simbol pertumbuhan fisik kampus.
“Saya berharap Gedung ini menjadi rumah bagi lahirnya generasi muda yang kompeten, beretika, dan berjiwa pemimpin, siap membangun bangsa dan daerah yang kita cintai ini dengan semangat profesionalisme dan pelayanan,” tambahnya.
Lebih lanjut Gubernur Melki menyampaikan Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi NTT.
“Kami berkomitmen untuk memastikan tidak ada anak berbakat yang terhenti pendidikannya karena keterbatasan ekonomi. Melalui kemitraan dengan universitas, institusi pendidikan, dan program pelatihan keahlian, baik di dalam maupun luar negeri, kami membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda NTT untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih cerah. Kami juga mengajak lembaga pendidikan tinggi termasuk Stikom Uyelindo Kupang untuk kita berkolaborasi dalam mengembangkan berbagai potensi yang kita miliki untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daerah ini,” jelasnya.
Setelah menyampaikan sambutan, Gubernur Melki Laka Lena menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian Gedung Bruno Sukarto yang diawali dengan melakukan tap pada layar didampingi beberapa pejabat terkait.
Ketua Panitia Acara Puncak Dies Natalis Stikom Uyelindo Kupang, Max Lenggu menyampaikan acara hari ini merupakan rangkaian acara puncak yang sudah dilaksanakan sejak 24 Mei 2025.
“Acara yang telah dilaksanakan selama 3 pekan ini memiliki rangkaian kegiatan diantaranya Fun Run 10 Km, Seminar International, Seminar Nasional, Uyelindo Competition, Uyelindo Expo, Reuni Akbar, Uyelindo Berbagi, Misa Syukur Acara Puncak sekaligus Peresmian Gedung Bruno Sukarto dan Penyerahan Beasiswa kepada 30 penerima dari 22 Kabupaten/Kota di NTT,” jelasnya.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan Beasiswa secara simbolis dari Gubernur NTT kepada 30 penerima yang berasal dari 22 Kabupaten/Kota di Provinsi NTT. (Biro Adpim)







Tinggalkan Balasan