“WTP bukanlah tujuan akhir, tetapi sarana menuju pengelolaan keuangan yang semakin transparan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Astria.
Sorotan Terhadap Pendapatan dan Belanja Daerah
Fraksi Demokrat menyoroti rendahnya capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi yang hanya 44,80 persen, meski total pendapatan daerah mencapai Rp4,83 triliun atau 96,75% dari target.
Fraksi mendorong reformasi sistem retribusi dengan pendekatan digital serta penguatan sektor lokal yang belum tergarap optimal, seperti pariwisata agro dan BUMDes.
Di sisi belanja, Fraksi mencatat realisasi belanja daerah sebesar 91,76% dan adanya surplus anggaran sebesar Rp100,1 miliar.
Namun, penurunan belanja modal hingga 14,06% menunjukkan masih adanya proyek strategis yang tidak berjalan maksimal.
Fraksi mendorong perbaikan perencanaan anggaran berbasis kinerja dan sistem peringatan dini bagi program-program rawan gagal serap.
Kritik atas Perencanaan Anggaran dan SILPA
Kenaikan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) menjadi Rp262,8 miliar, meningkat lebih dari 100% dari tahun sebelumnya, menurut Fraksi Demokrat menunjukkan lemahnya perencanaan dan penyerapan.





Tinggalkan Balasan